Resensi Buku: The Leadership Secrets of Billy Graham – Harold Myra, Marshall Shelley

“Bagaimana seorang bocah pemalu yang dibesarkan di daerah peternakan di Charlotte, North Carolina, terpilih oleh majalah Time sebagai salah satu pemimpin yang ngetop di abad ke-20?”

Demikian adalah kalimat yang dituliskan pada bagian belakang buku ini, dengan harapan pembaca akan tertarik untuk membaca lebih lanjut sebuah misteri yang memang misterius ini. Billy Graham merupakan salah satu pengkhotbah terbesar pada abad ini, ia telah meletakkan namanya di dalam sejarah penginjilan sebagai pengkhotbah yang telah berkhotbah kepada audiens terbesar melampaui semua pengkhotbah sepanjang sejarah. Tidak hanya sekedar menjadi pengkhotbah luar biasa, ia juga merupakan seorang enterprenir sejati yang memiliki visi jauh lebih ke depan dibandingkan orang-orang sezamannya. Ia tidak pernah meninggalkan “misi lasernya” untuk menginjil kepada banyak orang, ya, bahkan ketika ia menolak tawaran untuk menjadi presiden oleh Richard Nixon sang presiden pada saat itu! Ia menolak sebuah pesawat pribadi yang dibelikan secara sukarela oleh pendukungnya dengan alasan ia takut orang salah persepsi bahwa ia orang yang suka berfoya-foya, ia menelponi rekan-rekan yang baru saja bergabung dalam pelayanannya dengan bercanda-canda mengenai kehidupan keluarganya, ia membentuk sebuah peraturan modesto manifesto yang sangat mementingkan kredibilitas dan transparansi lembaganya, ia tidak menjadi orang yang terlalu tinggi maupun orang yang terlalu rendah – ia memimpin dengan kasih.

Secara pribadi, buku ini merupakan salah satu yang terbaik dibandingkan buku kepemimpinan lain yang pernah saya baca. Buku ini menggunakan banyak ilustrasi dari kehidupan Billy Graham sendiri, lalu intisari-intisari kepemimpinannya disistematiskan dan disarikan agar lebih mudah dibaca oleh khalayak pembacanya. Buku setebal 440 halaman ini memberikan dengan menyeluruh dan jelas mengenai bagaimana Billy berhadapan dengan pengkritik-pengkritiknya yang paling tajam, bagaimana ia memobilisasi keuangan organisasinya, bagaimana ia membentuk dan mempertahankan timnya. Kepadatan materi buku ini membuat buku ini layak untuk dibeli dan dikoleksi, sayang saya sendiri cukup kesulitan menemukan buku yang diterbitkan oleh “Lembaga Literatur Baptis” ini di toko buku rohani maupun umum. Meskipun demikian, saya tetap menyarankan agar anda menelepon “Lembaga Literatur Baptis” ini dan menanyakan dimana mereka menjual buku-buku mereka. Mengapa? Jelas, karena buku ini termasuk salah satu buku terbaik dalam bidangnya. Selamat membaca dan melayani-Nya!

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s