Frame Mengenai Berargumen

John Frame

Jika karena beberapa alasan saudara tidak dapat memahami kerumitan logika formal, saudara dapat melakukan hal selanjutnya yang terbaik: bersikap lebih kritis pada diri sendiri,  mengantisipasi penolakan. Sementara saudara berpikir dan menulis, teruslah bertanya bagaimana orang lain bisa menemukan kesalahan dari apa yang saudara katakan. Proses yang sederhana ini—yang sesungguhnya hanyalah merupakan pelaksanaan dari kerendahan hati kekristenan—akan membantu saudara menghindari argumentasi yang tidak valid dan tidak konsisten. (p. 155)

John M. Frame, Doktrin Pengetahuan tentang Allah: jilid 2 (terj. Fenny Veronica dan Rahmiati Tanudjaja; Malang: SAAT, 1999).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s